475 Peserta Program Gemajuza di Kabupaten Mojokerto Diwisuda, Bupati Ikfina : Tularkan ke peserta didik lain

Berita Eksklusif
Keterangan Foto : Wisuda tahfidz program Gerakan Menghafal Juz Amma, Mojokerto.

Mojokerto, Eksklusif.co.id – Sebanyak 475 peserta program Gerakan Menghafal Juz Amma (Gemajuza) di Kabupaten Mojokerto tahun 2023 diwisuda. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berharap semua peserta wisuda tahfidz bisa memelihara bacaan Al-Qur’an dan menularkan kepada peserta didik lain untuk menjadi penghafal Al-Qur’an.

475 wisudawan Gemajuza tahun 2023 ini merupakan lulusan dengan predikat A jenjang SD sampai SMA. Wisudawan Gemajuza itu terdiri dari 250 siswa SD/MI, 224 siswa SMP/MTs, serta 1 siswa SMK. Bupati Ikfina mewisuda secara simbolis peserta Gemajuza dengan menyerahkan piagam penghargaan, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Pemkab Mojokerto, Rabu, (6/9) pagi.

Program Gemajuza yang merupakan bentuk kerja sama Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG), serta Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) ini, bertujuan untuk mendorong dan memotivasi seluruh lembaga sekolah dari jenjang SD-SMA, baik negeri maupun swasta, guna mendukung penguatan pendidikan karakter pada peserta didik.

“Kami berharap anak-anak kita semua mengajak anak-anak yang lain untuk mencintai dan menghafal Al-Qur’an,” ungkap Bupati Ikfina.

Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini juga meminta para orang tua, guru dan ustadz mempunyai tanggung jawab untuk membekali anak-anak dalam menjalani hidup di masa depan dan akhirat. Salah satunya mendekatkan Al-Qur’an kepada anak-anak untuk menguatkan iman dan taqwanya.

“Gemajuza tak semata-mata program yang harus diikuti. Tapi anak-anak benar-benar menghafal Al-Qur’an sebagai upaya menghadirkan dan mendekatkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Bupati Ikfina juga memberikan apresiasi kepada peserta wisuda tahfidz. Hal itu lantaran para peserta didik dapat memanfaatkan waktunya untuk menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an.

“Ini adalah satu nikmat yang sangat luar biasa, di saat tidak semua anak SD-SMA yang beragama Islam mendapat hidayah untuk bisa menjadi penghafal Al-Qur’an,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono menjelaskan, Wisuda Tahfidz Gemajuza tahun 2023 ini merupakan wisuda tahun ketiga dengan total keseluruhan 2.189 tahfidz. Dengan rincian 1.155 siswa SD, 374 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), 596 siswa SMP, 40 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta 15 siswa SMK. Ribuan siswa itu, 99% berhasil menghafalkan Juz 30 atau Juz Amma, sedangkan 1% menghafal Juz 1-5 Al-Qur’an. Sertifikat yang didapat oleh penghafal Juz Amma ini juga dapat dimanfaatkan untuk mendaftar jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Sertifikat nanti bisa digunakan untuk masuk di jenjang pendidikan selanjutnya yang lebih tinggi dengan menggunakan jalur prestasi,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, PLT Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat Ardi Sepdianto dan segenap jajaran OPD lainnya. (Dhn;Foto:Mki/Ar/it)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *