Polri  

Kapolda Jatim Apresiasi Tindakan Tegas Polresta Malang Kota Dalam Penanganan Knalpot Brong.

Berita Eksklusif
Keterangan Foto : Irjen Pol Toni Harmanto dalam pemaparan mengenai kasus knalpot Brong di Kota Malang

Kota Malang, Eksklusif.co.id – Ratusan Motor Berknalpot Brong di Kota Malang sudah dilakukan Penindakan oleh Satlantas Polresta Malang Kota.

Tindakan Tegas berupa Penilangan hingga Penahanan Barang Bukti (BB) Motor yang Berknalpot Brong tersebut dilakukan demi untuk menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.

Atas Tindakan Tegas Polresta Malang Kota tersebut, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto juga sangat mengapresiasi.

Apresiasi Kapolda Jawa Timur tersebut disampaikan saat mengunjungi Polresta Malang Kota dalam rangka meninjau Pembangunan Tiga Gedung Pelayanan yang sedang dikerjakan atas Hibah dari Pemerintah Kota Malang, pada Selasa (10/10/2023) yang lalu.

Kapolda Jawa Timur mengatakan, bahwa Suara Bising yang dihasilkan dari Knalpot Brong memang Meresahkan dan Mengganggu Masyarakat.

“Tindakan Tegas Polresta Malang Kota sudah sesuai dengan Undang – Undang Lalulintas, Suara Bising Knalpot Brong sudah Mengganggu dan Melanggar Ketertiban,” jelas Irjen Toni Harmanto saat Door Stop di halaman depan Polresta Malang Kota.

Ia menegaskan, bahwa Pemilik ataupun Pengguna Kendaraan Berknalpot Brong sangat Mengganggu Kenyamanan Masyarakat yang sedang istirahat.

Irjen Pol Toni juga menyampaikan, bahwa Larangan Penggunaan Knalpot Brong diatur di dalam UU Nomor: 22 Tahun 2009 Tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.

“Di Jalan Raya Penggunaan Knalpot Brong memang Dilarang, sesuai dengan Undang – Undang Lalulintas, Knalpot Brong hanya boleh untuk Balapan, namun Tempat dan di Arena Balap yang sudah ditentukan. Jadi Knalpot Brong tidak bisa dipakai sembarangan, apalagi di Ruang Publik,” tegas Kapolda Jawa Timur.

Irjen Toni menyebut, Penindakan Knalpot Brong tidak hanya di Kota Malang saja, namun sudah dilakukan diseluruh Wilayah yang ada di Jawa Timur.

“Penindakan Knalpot Brong sudah dilakukan seluruh Polresta dan Polres Jajaran Polda Jawa Timur,” tambah Irjen Toni.

Untuk diketahui, hingga saat ini Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan (Kodim, Denpom, Dishub, Sat PP) terus berupaya Menertibkan Knalpot Brong.

Dari total keseluruhan sudah ada 187 Unit Kendaraan yang diamankan, sebagian Kendaraan belum dilakukan Penilangan, hingga berita ini ditulis Kendaraan tersebut masih belum diketahui pemiliknya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K, M.Si mengatakan, ratusan Kendaraan yang Disita, menunggu pemiliknya mengikuti Sidang hingga pada hari Kamis (26/10/2023).

Apabila dari Kendaraan itu tercatat pernah diamankan saat Operasi sebelumnya, maka boleh diambil setelah Dua Bulan dan Pemilik harus Mengganti Knalpot Standart-nya sesuai (Spek Pabrikan).

“Hal ini dengan tujuan memberi Efek Jera ke Pengguna Knalpot Brong (Knalpot Bising),“ pungkas Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K, M.Si. (Red/Bertus/it)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *