Sidoarjo, Eksklusif.co.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada SMP Negeri 6 Sidoarjo yang berhasil menyelenggarakan kegiatan ‘Rhythm and Run’ dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-29 sekolah tersebut, Jumat (14/2/2026) pagi.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Dikbud Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd, yang secara simbolis menerima potongan tumpeng dari Plt Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo, Yuniar Poerbandini, S.Pd., M.Pd. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberangkatan peserta Rhythm and Run yang diikuti ribuan siswa, dengan titik start dan finish di halaman SMP Negeri 6 Sidoarjo.
Begitu bendera start dikibarkan, ribuan peserta langsung berlari dengan penuh semangat menyusuri rute yang telah ditentukan. Meski sempat berdesak-desakan, para siswa tetap antusias mengelilingi wilayah Desa Bluru Kidul, mulai dari Jalan Raya Bluru Kidul, Jalan Monginsidi, kawasan perumahan kavlingan DPR, Perumahan Bluru Kidul, hingga kembali finish di SMP Negeri 6 Sidoarjo.
“Saya sampaikan selamat dan sukses kepada keluarga besar SMP Negeri 6 Sidoarjo di usia yang ke-29. Mudah-mudahan kepala sekolah, guru, komite, dan anak-anak semua selalu diberikan kesehatan, panjang umur, dan prestasinya terus meningkat. Luar biasa,” ujar Tirto Adi dalam sambutannya.
Menurutnya, kegiatan Rhythm and Run sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Ia menegaskan bahwa kesehatan jasmani dan rohani merupakan modal penting dalam mencetak prestasi.
“SMP Negeri 6 ini menjadi salah satu sekolah kebanggaan di Kabupaten Sidoarjo. Meskipun lahir paling akhir, tetapi prestasinya meningkat luar biasa dan bisa menjadi kebanggaan kita semua,” tegas Tirto Adi yang akrab disapa Pak Tirto.
Sementara itu, Plt Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo, Yuniar Poerbandini, menjelaskan bahwa kegiatan Rhythm and Run saat ini sedang menjadi tren di kalangan pelajar, dan di jenjang SMP, SMP Negeri 6 Sidoarjo menjadi pelopornya.
“Semoga anak-anak selalu sehat, tidak hanya bermain HP saja. Setelah ini juga ada pentas seni dari anak-anak dan penampilan band lokal Sidoarjo,” jelasnya.
Yuniar juga menuturkan bahwa di usia ke-29 ini, pihak sekolah terus melakukan evaluasi, terutama terkait pembentukan karakter siswa yang masih menjadi pekerjaan rumah. Menurutnya, pengaruh gawai sangat besar sehingga perlu diimbangi dengan pembekalan ilmu pengetahuan, nilai moral, dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga karakter anak-anak ke depan bisa lebih baik lagi,” tuturnya.
Ia menambahkan, meskipun masih menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt), dirinya berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah.
“Ketika saya ditugaskan di suatu tempat, di situlah saya harus berbuat baik dan membawa kebaikan. Semoga SMP Negeri 6 Sidoarjo semakin maju,” harapnya.
Lebih lanjut, Yuniar mengungkapkan bahwa bertepatan dengan usia ke-29 ini, SMP Negeri 6 Sidoarjo juga tengah melangkah untuk meraih predikat Adiwiyata Nasional 2026. Berbagai pembenahan telah dilakukan, termasuk pendampingan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo.
Perbaikan administrasi juga terus dilakukan, disertai dengan program satu jiwa satu pohon, di mana setiap siswa diwajibkan membawa satu bibit pohon untuk ditanam di lingkungan sekolah.
“Fungsinya untuk penghijauan agar sekolah lebih asri dan hijau. Program ini rencananya akan dilaksanakan setelah Lebaran nanti,” jelas Yuniar Poerbandini.
(Ali)
![]()













