Bojonegoro, Eksklusif.co.id – Warga Bojonegoro, mengungkapkan kekecewaannya atas penanganan kasus kecurangan proyek di Bojonegoro , khususnya proyek pembangunan Bantuan Khusus Keuangan Desa (BKKD) tidak sedikit dana anggaran sekitar 685 miliyar yang di gelontorkan APBD ke hampir menyeluruh desa yang ada di Bojonegoro , maupun anggota Media ekslusif.co.id sudah beberapa kali, memberi informasi persoalan ini kepada Bupati Setyo Wahono, namun tidak mendapat respon yang memuaskan.
“Kami telah menginformasikan persoalan kecurangan proyek ini kepada Bupati, namun beliau hanya menjawab ‘Akan kita perbaiki tata kelolanya’.
saat awak media menanyakan kembali “Bisa Bapak memberikan timeline dan langkah-langkah yang akan diambil untuk memastikan proyek-proyek tersebut sesuai dengan spesifikasi teknis dan RAB? “
beliau tidak ada jawaban kongkret sama sekali .
sementara masyarakat menuntut aksi nyata, tindak tegas bukan hanya janji,” .
Manan Ketua LSM PIPRB (Perkumpulan Independen Peduli Rakyat Bojonegoro) yang beralamat di Jalan Kapten Rameli Lorong 5 Ledok Wetan Bojonegoro, mengatakan, sebenarnya setyo wahono itu berhati baik, namun karena ulah tingkah oknum oknum rekanan yang seenaknya saat menangani proyek itu sendiri,
Diduga bahwa proyek-proyek di Bojonegoro yang bernilai tidak sedikit rupiahnya telah menjadi ajang korupsi. “Kami pun telah menemukan banyak kecurangan dan tidak sesuai tehknis juga mekanisme yang berlaku , namun toh masih saja proyek proyek tersebut tetap berjalan .
Manan memohon dengan sangat kepada Bupati Setyo Wahono untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap kasus kecurangan ini. “Sebagai aktivitas LSM, yang menginginkan Bojonegoro harus lebih baik, Kami tidak akan tinggal diam saja. Kami akan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan dan transparansi di Bojonegoro,” tegasnya , kami hanya ingin bojonegoro menjadi lebih baik, itu saja.
Hingga berita ini diturunkan, Bupati Setyo Wahono belum memberikan komentar resmi tentang kasus ini. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan update kepada masyarakat. (Dwi)
![]()













