Purwakarta, Eksklusif.co.id -Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memberikan anugerah sekaligus penghargaan Gapura Panca Waluya kepada peraih utama tingkat provinsi dan tingkat kabupaten, berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Selasa, 30 Desember 2025.
Peraih penghargaan Anugerah Gapura Panca Waluya salah satunya Kabupaten Purwakarta, yang mengirimkan perwakilan sekolah terbanyak dengan jumlah 318 sekolah di tahun 2025 ini, sekaligus penerima penghargaan terbanyak.
Hadir dalam kesempatan ini, Kepala Disdik kabupaten Purwakarta, Sadiyah, menerima penghargaan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman.
“Selamat saya ucapkan kepada 12 sekolah terbaik dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs yang mendapat anugrah Gapura Panca Waluya dilingkungan pendidikan Kabupaten Purwakarta, ini merupakan Apresiasi tertinggi di akhir tahun 2025 dari Gubernur Jawa barat, melalui Dinas Pendidikan Provinsi, dalam menanamkan nilai Panca Waluya pada anak usia sekolah,” kata Sadiyah.
Menurutnya, menanamkan nilai Panca Waluya pada anak usia sekolah bukan hal yang mudah, hampir satu tahun sejak program ini digulirkan kami berkomitmen dan konsisten mengimplentasikan dalam pembelajaran di sekolah.
“Diselenggarakan penganugerahan ini, sebagai upaya mendorong Implementasi Pendidikan Karakter Gapura Panca Waluya, dari Purwakarta terpilih 6 SD/MI dan 6 SMP/Mts yang meraih juara 1 sampai 3 serta juara harapan 1 sampai 3,” ungkapnya.
Pemenang Anugerah Gapura Panca Waluya diantaranya,
Jenjang SD/MI
– Juara 1 : SDN Ciwangi
– Juara 2 : SD Ekologi Kahuripan
– Juara 3 : SDN Pasawahan Kidul
– Harapan 1 : SDN 1 Nagrikidul
– Harapan 2 : SDS Plus 2 Al-Muhajirin
– Harapan 3 : MI As-Sakinah
Jenjang SMP/MTs
– Juara 1 : SMPN Ekologi Kahuripan
Pajajaran
– Juara 2 : SMPN 1 Pasawahan
– Juara 3 : SMPN 2 Bojong
– Harapan 1 : SMPN 2 Plered
– Harapan 2 : SMPN 6 Purwakarta
– Harapan 3 : MTsS Al-Muhajirin
Sadiyah menyatakan, prestasi ini bukti komitmen sekolah di Purwakarta dalam membangun pendidikan karakter melalui implementasi kebijakan pemerintah baik pusat, provinsi maupun kabupaten dalam mewujudkan generasi emas dan generasi panca waluya,” jelasnya.
Menurut Sadiyah, ini bukan hal yang mudah, hampir satu tahun sejak program ini digulirkan kami berkomitmen dan konsisten mengimplentasikan dalam pembelajaran di sekolah.
“Sehingga terbentuk budaya peserta didik yang memahami cageur, bageur, bener, pinter tur singer, terwujud sikap dan perilaku hidup dalam keseharian, paling sempurna di muka bumi,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Panca Waluya sebuah konsep pendidikan karakter dari budaya Sunda yang berarti “Lima Kesempurnaan” atau “Lima Kesejahteraan”, yang mencakup lima nilai utama: Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (benar/jujur), Pinter (pintar/cerdas) dan Singer (terampil/cekatan), bertujuan membentuk manusia utuh dan unggul.
Makna Panca Waluya (Lima Kesempurnaan):
Cageur (Sehat): Sehat secara fisik (jasmani) dan mental (rohani).
Bageur (Baik): Berperilaku baik, berakhlak mulia, sopan santun, peduli sesama.
Bener (Benar): Jujur, menjunjung kebenaran, berintegritas, bertanggung jawab.
Pinter (Cerdas): Cerdas, berpengetahuan luas, mampu memecahkan masalah.
Singer (Terampil): Cekatan, gesit, kreatif, inovatif, adaptif.
Panca Waluya: Istilah aslinya, “Panca” berarti lima, “Waluya” berarti kesempurnaan/kesejahteraan/keselamatan.
(Laela)
![]()













