Kendari, Eksklusif.co.id – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Kendari menangani dugaan tindak kekerasan seksual yang melibatkan anak di bawah umur. Penanganan perkara ini dilakukan berdasarkan laporan polisi yang diterima pihak kepolisian.
Peristiwa tersebut terungkap pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 Wita. Berdasarkan laporan dan hasil penyelidikan awal, petugas Unit PPA Satreskrim Polresta Kendari mengamankan dua anak laki-laki yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Korban diketahui berinisial AU, seorang anak perempuan berusia 12 tahun.
Dari keterangan yang dihimpun penyidik, peristiwa ini diduga terjadi pada Jumat, 9 Januari 2026. Saat itu, korban bersama para terduga pelaku berada di belakang rumah warga dan kemudian menuju area alang-alang atau rumput liar di sekitar lokasi. Di lokasi tersebut, korban diduga disetubuhi secara bergantian oleh kedua anak pelaku di area alang-alang atau rumput liar. Usai kejadian, anak pelaku disebut sempat menjanjikan akan bertanggung jawab apabila korban hamil.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kepolisian segera melakukan serangkaian tindakan penyelidikan dan penyidikan, di antaranya pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi, permintaan visum et repertum, serta pemeriksaan terhadap para terduga pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup sehingga proses hukum dilanjutkan di Unit PPA Satreskrim Polresta Kendari.
Kasus ini ditangani dengan mengedepankan prinsip perlindungan anak, baik terhadap korban maupun anak yang berhadapan dengan hukum. Para terduga pelaku disangkakan Pasal 81 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.
Polresta Kendari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan pengawasan terhadap anak-anak, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui atau mencurigai adanya peristiwa yang berpotensi membahayakan keselamatan dan masa depan anak.
(Red/Humas)
![]()













