Sidoarjo, Eksklusif.co.id – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kubus Mitra Utama kembali menggelar Pendidikan Kebandarudaraan Angkatan III.
Kegiatan ini dilaksanakan di kantor PT Kubus Mitra Utama, Oasis Residence Blok A Nomor 45, Panti,Sedati Sidoarjo, Jawa Timur, Dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang, Senin (12/1/2026).
PT Kubus Mitra Utama bekerja sama dengan PT Tri Nusa Avilindo yang beroperasi di Bandara Dhoho Kediri, Jawa Timur, Khususnya pada bidang ground handling operation. Selama ini PT Tri Nusa Avilindo telah beroperasiDi Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Internasional Dhoho Kediri.
LPK Kubus Mitra Utama ditunjuk sebagai training center untuk mencetak tenaga kerja terampil di bidang ground handling.
Owner PT Kubus Mitra Utama, Dr. Prasetya Iswahyudi, ST., MM, Menyampaikan bahwa program pendidikan ini dilaksanakan selama empat bulan.
Rinciannya, satu bulan pembelajaran di kelas (classroom) dan tiga bulan on the job training di PT Tri Nusa Avilindo Yang berlokasi di Bandara Dhoho Kediri.
Pelatihan ini dibimbing oleh instruktur berpengalaman dari LPK Kubus Mitra Utama guna memastikan Peserta memiliki kompetensi sesuai standar industri kebandarudaraan.
“Untuk tahap awal kami menyiapkan 15 peserta, Menyesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja di Bandara Dhoho Kediri.
Setelah dinyatakan lulus, peserta akan langsung direkrut sebagai pegawai atau tenaga terampil di PT Tri Nusa Avilindo,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa sebelum mengikuti pelatihan, para peserta telah melalui tahapan seleksi berupa tes dan wawancara performa.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan lulusan yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan siap kerja.
“Mudah-mudahan program ini dapat memberikan manfaat bagi generasi muda agar terampil dan mampu berkarya di dunia penerbangan, Khususnya di bidang ground handling,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Miharto, Selaku pembimbing, menyampaikan bahwa LPK Kubus Mitra Utama sebelumnya juga telah mencetak lulusan Yang kini bekerja sebagai karyawan di PT Tri Nusa Avilindo.
“Karena sudah terjalin kerja sama, program ini disebut sebagai semi ikatan dinas. Sesuai permintaan pengguna jasa (user), Kami mendidik dan menyiapkan tenaga kerja yang dibutuhkan,”Ujarnya.
(Ali)
![]()













