Jakarta, Eksklusif.co.id — Polri bersama TNI serta berbagai instansi terkait menyiagakan sebanyak 128.247 personel gabungan secara nasional guna menghadapi potensi bencana banjir dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Langkah kesiapsiagaan skala nasional ini dilakukan seiring meningkatnya curah hujan di berbagai daerah, termasuk wilayah DKI Jakarta yang diguyur hujan sejak Rabu (21/1/2026) malam hingga Kamis (22/1/2026).
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa pengerahan personel tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat saat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Di Jakarta, personel bergerak cepat melakukan pengamanan, evakuasi, dan pengaturan lalu lintas. Secara nasional, Polri bersama TNI dan seluruh unsur terkait telah menyiagakan kekuatan penuh untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat penanganan dampak bencana,” kata Trunoyudo dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Dari total 128.247 personel yang disiagakan, sebanyak 71.012 personel berasal dari Polri, 13.291 personel TNI, 8.290 personel BPBD, 4.022 personel Basarnas, 8.979 personel Satpol PP, serta 22.653 personel dari unsur lainnya.
Seluruh personel gabungan tersebut disiapkan untuk mendukung proses evakuasi korban, pengamanan wilayah terdampak, pendistribusian bantuan logistik, pelayanan kesehatan, hingga upaya pemulihan pascabencana secara terpadu dan terkoordinasi.
Di wilayah DKI Jakarta, lanjut Trunoyudo, Polda Metro Jaya juga mengerahkan personel gabungan dari satuan Brimob, Direktorat Lalu Lintas, serta Polair untuk merespons banjir dan genangan air yang terjadi di sejumlah titik.
Beberapa lokasi yang terdampak di antaranya Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, serta kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Personel yang bertugas di lapangan tidak hanya melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga membantu proses evakuasi warga serta memberikan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam peringatan dini cuaca pada Kamis (22/1/2026) menyebutkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari jalur yang tergenang air, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan call center 110. Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus memastikan setiap perkembangan situasi segera diketahui masyarakat, ungkapnya
(Red/Humas)
![]()













