Pemerintah

Seleksi Komisaris dan Direksi BUMD Sidoarjo Masuki Tahap Akhir, Nama Kandidat Segera Diumumkan

×

Seleksi Komisaris dan Direksi BUMD Sidoarjo Masuki Tahap Akhir, Nama Kandidat Segera Diumumkan

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO, Eksklusif.co.id – Proses seleksi calon komisaris dan direksi PT BPR Delta Artha serta PT Aneka Usaha Sidoarjo kini memasuki tahapan akhir. Panitia Seleksi (Pansel) memastikan nama-nama kandidat yang lolos sudah keluar dan segera diumumkan kepada publik setelah dilaporkan kepada Bupati Sidoarjo, Subandi.

Ketua Pansel Calon Komisaris dan Direksi PT BPR Delta Artha serta PT Aneka Usaha Sidoarjo, Dr. Fenny Apridawati, mengatakan hasil seleksi mulai diterima pada Kamis (21/5/2026).

Sebelumnya, para kandidat telah mengikuti rangkaian tes Assessment Center Mabes Polri yang digelar di Mapolda Jawa Timur pada Selasa (28/4/2026).

“Nama-nama kandidat komisaris sudah turun sejak Kamis pagi. Setelah kami laporkan kepada Bupati, segera diumumkan kepada masyarakat,” ujar Fenny Apridawati.

Dari total 19 calon yang lolos administrasi dan mengikuti tahapan seleksi, kini tersisa 13 kandidat yang terbagi dalam empat kelompok jabatan.

Rinciannya, tiga kandidat calon komisaris independen PT BPR Delta Artha, tiga calon direktur operasional PT BPR Delta Artha, tiga calon direktur PT Aneka Usaha, serta empat calon komisaris wakil pemerintah di PT BPR Delta Artha.

Fenny menjelaskan jumlah calon komisaris wakil pemerintah menjadi empat orang karena terdapat dua kandidat yang memperoleh nilai sama.

“Karena ada dua calon yang memiliki nilai sama,” jelasnya.

Ia menerangkan, penilaian dilakukan melalui sejumlah tahapan tes oleh Tim Assessment Center Mabes Polri di Mapolda Jatim. Tahapan tersebut meliputi CAT intray atau problem analysis, leaderless group discussion (LGD), behavioral event interview (BEI), hingga computer assisted test (CAT) psikometri.

Selain itu, pansel juga menambahkan seleksi bidang keahlian sesuai posisi jabatan yang dilamar masing-masing peserta dengan melibatkan tenaga ahli di bidang terkait.

Dalam proses tersebut, satu orang kandidat diketahui tidak dapat mengikuti tes bidang keahlian karena sakit.

Khusus untuk calon direktur operasional PT BPR Delta Artha, pansel juga melakukan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna memastikan rekam jejak para kandidat di bidang perbankan.

“Kami perlu memastikan pengalaman dan rekam jejak kandidat di dunia perbankan, termasuk apakah pernah terlibat kredit macet atau persoalan lain saat menjabat di bank sebelumnya,” terang Fenny yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo.

Menurutnya, OJK telah menyampaikan seluruh data dan rekam jejak kandidat yang masuk tiga besar calon direksi PT BPR Delta Artha.

“Data-datanya sudah kami dapat semua,” tambahnya.

Fenny mengatakan hasil tes serta rekam jejak para kandidat kini tengah dilaporkan kepada Bupati Sidoarjo Subandi sebagai pemegang saham terbesar PT BPR Delta Artha dan pemilik PT Aneka Usaha.

Setelah diumumkan ke publik, masyarakat diharapkan dapat memberikan masukan dan respons terhadap nama-nama calon komisaris maupun direksi kedua BUMD tersebut.

Menurutnya, masukan masyarakat akan menjadi salah satu referensi penting bagi Bupati dalam menentukan kandidat terbaik.

“Nanti juga ada wawancara akhir langsung dengan Pak Bupati,” pungkasnya. (Red/Ali)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *