Pemerintah

Warga Gandusari Tanam Pisang

×

Warga Gandusari Tanam Pisang

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Deretan pohon pisang yang ditanam warga di sepanjang jalan rusak Dusun Jumput, Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar sebagai bentuk protes atas pembiaran jalan rusak dan aktivitas truk overload.

BLITAR, Eksklusif.co.id – Kekecewaan mendalam kembali memuncak di tengah masyarakat Dusun Jumput, Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Untuk kedua kalinya, warga menggelar aksi simbolis dengan menanam ribuan pohon pisang di sepanjang jalan desa sejauh kurang lebih satu kilometer sebagai bentuk protes atas kondisi jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki.

Jalan tersebut merupakan akses utama dan tulang punggung mobilitas harian warga setempat. Namun, kondisinya kini kian memprihatinkan dan membahayakan para pengguna jalan.

Saat musim hujan, badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur dipenuhi lubang besar dan bebatuan tajam. Sebaliknya pada musim kemarau, debu tebal berterbangan hingga masuk ke dalam pemukiman warga di sepanjang jalan.

Sebab Utama: Beban Muatan Truk Melebihi Kapasitas

Menurut penuturan warga, penyebab utama hancurnya struktur jalan desa tersebut adalah maraknya aktivitas truk-truk pengangkut material yang melintas dengan tonase melebihi kapasitas kemampuan jalan (overload).

“Ini sudah kali kedua kami melakukan aksi penanaman pohon pisang. Kesabaran kami sudah habis. Kalau hujan jadi kubangan, kalau panas debunya masuk sampai ke rumah. Truk-truk besar muatan berlebih lewat terus-menerus, sementara jalan kami tak sanggup menahan beban,” ujar salah satu perwakilan warga di lokasi.

Dampak Kerusakan Jalan Desa Butun Gandusari:
----------------------------------------------------------------------
1. Keselamatan : Pengendara motor kerap terjatuh akibat lubang dalam
2. Ekonomi     : Biaya angkut hasil tani melonjak & komoditas cepat rusak
3. Kesehatan   : Polusi debu tebal mengganggu pernapasan warga
4. Infrastruktur: Struktur jalan hancur akibat truk muatan berlebih
----------------------------------------------------------------------

Desak Tindak Tegas Truk Overload dan Perbaikan Segera

Kondisi jalan yang tak layak ini berimbas langsung pada sektor perekonomian lokal. Para petani Desa Butun mengeluhkan lonjakan biaya logistik pengangkutan hasil panen menuju pasar, bahkan tak jarang komoditas pertanian rusak di jalan sebelum sampai ke pembeli.

Melalui aksi tanam pohon pisang ini, warga melayangkan tuntutan tegas kepada Pemerintah Kabupaten Blitar dan dinas terkait untuk segera turun ke lapangan, menindak tegas truk muatan berlebih, serta merealisasikan perbaikan jalan secara permanen.

“Kami tidak ingin aksi ini berulang lagi. Cukup kami buktikan keseriusan warga lewat pohon pisang ini. Sekarang giliran pihak berwenang menunjukkan keseriusannya memenuhi hak kami atas akses jalan yang layak,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi atau tanggapan resmi dari dinas/instansi terkait Pemkab Blitar mengenai aksi protes warga Desa Butun tersebut.

(Suwito/Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *