Pemerintah

Deklarasi Sidoarjo Bebas Narkoba

×

Deklarasi Sidoarjo Bebas Narkoba

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana bersama Kepala BNNK Sidoarjo Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto saat memberikan arahan dalam acara Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba di Kantor Disporapar Sidoarjo.

SIDOARJO, Eksklusif.co.id – Penyalahgunaan narkotika menjadi ancaman nyata yang dapat menyasar siapa saja, termasuk anak-anak dan generasi muda. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat benteng pengawasan keluarga serta tidak ragu melaporkan indikasi peredaran narkoba.

Pesan tegas tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, saat menghadiri acara Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba di Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo ini diikuti sekitar 150 anggota komunitas emak-emak dan dihadiri langsung oleh Kepala BNNK Sidoarjo, Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto.

Keluarga Jadi Benteng Pertama Pencegahan

Dalam arahannya, Wabup Mimik menekankan pentingnya peran vital keluarga, khususnya sosok ibu, dalam membendung bahaya narkoba. Perhatian orang tua terhadap pola pergaulan anak menjadi kunci utama perlindungan.

“Melalui kegiatan ini menjadi semangat kita semua untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba serta terus hidup sehat, maju, berdaya, dan sejahtera tanpa narkoba. Emak-emak Sidoarjo, ayo terus dampingi anak-anak dengan penuh perhatian dan kasih sayang, cek gadget-nya, cek siapa temannya,” ajak Wabup Mimik.

Langkah Penting Pengawasan Keluarga ala Pemkab Sidoarjo:
----------------------------------------------------------------------
1. Komunikasi : Membuka ruang dialog yang hangat dan terbuka dengan anak
2. Proteksi   : Memantau aktivitas penggunaan gadget & media sosial
3. Pergaulan  : Mengenali lingkungan serta teman sebaya anak
4. Kegiatan   : Mengarahkan anak pada aktivitas positif dan produktif
----------------------------------------------------------------------

Dorong Sinergi dan Keberanian Melapor

Mimik menegaskan bahwa penanganan bahaya narkotika tidak bisa menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh komponen warga. Masyarakat diminta tidak bersikap acuh tak acuh jika menemui kejanggalan di lingkungan sekitar.

“Jangan pernah ragu untuk melapor jika melihat tanda-tanda penyalahgunaan narkoba. Diam berarti membiarkan kehancuran terus terjadi. Dengan sinergi yang kuat, saya yakin Sidoarjo mampu menjadi daerah bebas narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Sidoarjo Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto menyampaikan bahwa deklarasi ini merupakan langkah konkrit dalam membangun kolaborasi strategis antara pemerintah dan masyarakat guna memutus rantai peredaran gelap narkotika di Sidoarjo.

(Ali/Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *