Sidoarjo, eksklusif.co.id l 03-09-2026
Peningkatan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat menjadi salah satu fokus
Utama dalam Penandatanganan Kontrak Kinerja dan Surat Pernyataan Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo
Masa Kerja Tahun 2026-2031.
Kontrak kinerja tersebut menjadi pijakan bagi jajaran direksi untuk meningkatkan.
Kinerja perusahaan sekaligus memperluas manfaat pelayanan air bersih bagi masyarakat Sidoarjo.
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Ainur Rohman mengatakan, kontrak kinerja
Yang ditandatangani harus menjadi komitmen untuk memperbaiki kualitas pelayanan.
Berbagai kekurangan yang masih ada perlu diidentifikasi
Dan ditindaklanjuti, termasuk persoalan tingkat kebocoran air (TKA).
“Yang paling penting adalah kualitas pelayanan.
Apa yang menjadi kekurangan harus bisa diperbaiki, termasuk bagaimana tingkat kehilangan airnya.
Harapannya target-target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” ujarnya di Pendopo Delta Wibawa pada Kamis (3/9/2026).
Menurut Ainur, tingkat kehilangan air menjadi salah satu indikator
Yang penting dalam melihat keberhasilan kinerja Perumda Delta Tirta.
Penurunan tingkat kebocoran menjadi salah satu target yang harus diwujudkan melalui langkah perbaikan yang terukur.
“Kalau tingkat kehilangan air bisa ditekan, itu menjadi salah satu ukuran keberhasilan kinerja.
Semua tentu kembali pada bagaimana pelaksanaan kontrak kinerja tersebut,” katanya.
Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo,
Luhur Pambudi Mulyono mengatakan, seluruh target yang telah dituangkan dalam kontrak
Kinerja telah disusun untuk menjadi arah kerja perusahaan selama lima tahun ke depan.
Target tersebut harus dilaksanakan secara bertahap
Dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan pelayanan masyarakat.
“Target yang ada sudah kita persiapkan untuk lima tahun ke depan dan harus kita laksanakan untuk mencapai target tersebut.
Kontraknya sudah jelas dan tentu ada konsekuensinya terhadap capaian kinerja,” ujarnya.
Salah satu fokus utama adalah menurunkan kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW).
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai langkah teknis,
Salah satunya pengaturan tekanan air (pressure) pada jaringan distribusi.
“Contohnya, untuk kebocoran, kita harus mengatur pressure.
Ini salah satu upaya untuk menekan kehilangan air sehingga air yang sudah diproduksi
Dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pelayanan masyarakat,” jelas…..(Ali)
![]()













