Pemerintah

Kabupaten Sidoarjo Tuan Rumah Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo

×

Kabupaten Sidoarjo Tuan Rumah Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, eksklusif.co.id – Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo terpilih sebagai tuan Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Garuda Al, Binar, Microsoft, dan Kementerian Komdigi dengan Pemkab Sidoarjo.

150 ASN admin medsos OPD Sidoarjo serta 50 pelaku UMKM diundang menjadi pesertanya.

Acara yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo pagi tadi, Selasa, (21/4) Dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo Ainun Amalia.

Empat narasumber dihadirkan dalam Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo.

Antara lain Dita Aisyah yang menjabat sebagai Direktur Binar, Abdul Mughits dari pegiat UMKM dan Al Jawa Timur serta Yuliar M Zega Widyaiswara Kementerian Komunikasi dan Digital RI

Serta Sinar Hadi Wijaya yang merupakan CEO Dapoer Digital Kreatif.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo Ainun Amalia mengatakan Garuda Al Impact Summit 2026 menjadi langkah strategis dalam akselerasi teknologi daerah.

Disampaikannya Artificial Intelligence (Al) saat ini bukan lagi sekadar tren teknologi.

Melainkan instrumen vital untuk memperkuat daya saing daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Hari ini, Sidoarjo tidak hanya menjadi saksi, Akan tetapi menjadi kontributor utama dalam agenda strategis nasional melalui Garuda Al Impact Summit 2026,” ucapnya.

Ainun Amalia mengatakan implementasi pemerintah digital di Sidoarjo bukan sekadar wacana.

Kabupaten Sidoarjo telah membangun fondasi ekosistem digital yang kokoh dan inklusif.

Hal tersebut menjadi bentuk komitmen nyata transformasi daerah yang dilakukan Kabupaten Sidoarjo.

“Kehadiran Al harus kita pandang sebagai “pengungkit” yang akan memperkuat tiga pilar utama pembangunan kita,” ujarnya.

Tiga pilar utama pembangunan tersebut ungkap Ainun Amalia yakni akselerasi tata. kelola pemerintahan (smart governance), Transformasi komunikasi publik yang responsive serta Inklusivitas ekonomi digital bagi UMKM.

Disampaikannya bahwa integrasi Al dalam sistem pemerintahan daerah ditujukan untuk menyederhanakan birokrasi Dan mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data (data-driven policy).

“Kita ingin menciptakan birokrasi yang lebih ramping namun lebih cerdas dalam melayani,” ucapnya.

Ainun Amalia juga menyampaikan Kabupaten Sidoarjo terus mewujudkan transformasi komunikasi publik yang responsive.

Seluruh ASN di Sidoarjo harus mampu menjadi garda terdepan dalam diseminasi informasi yang cepat, akurat, dan adaptif.

“Al hadir sebagai mitra strategis untuk mendeteksi isu secara dini dan menyusun narasi publik yang lebih tepat sasaran,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Ainun Amalia Kabupaten Sidoarjo akan memastikan inklusivitas ekonomi digital bagi para pelaku UMKM Sidoarjo.

Pemkab Sidoarjo akan memastikan bahwa kecanggihan teknologi tidak hanya dinikmati oleh korporasi besar.

Tetapi juga menjadi alat produksi bagi UMKM Sidoarjo untuk naik kelas dan bersaing di pasar,”Jelasnya. (Ali)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *