BLITAR, Eksklusif.co.id – Dunia pertanian di Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, mendapat pasokan energi positif. Proyek pembangunan infrastruktur irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di wilayah tersebut kini menunjukkan perkembangan signifikan. Didukung cuaca yang bersahabat dan tingginya gotong royong warga, proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 ini berjalan lancar sesuai target.
Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Tani Makmur Desa Tlogo, Nahrowi, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran tahapan konstruksi di lapangan. Sebagai pelaksana langsung, ia menyebut faktor alam yang cerah memberikan kontribusi besar pada metode swakelola ini.
“Alhamdulillah, sampai saat ini progres pekerjaan berjalan sangat menggembirakan. Kondisi cuaca yang sebagian besar cerah belakangan ini sangat membantu teman-teman di lapangan untuk bekerja lebih maksimal dan mempercepat penyelesaian tahapan pembangunan,” ujar Nahrowi saat ditemui di lokasi kegiatan, Selasa, 14 Juli 2026.
Atasi Kendala Teknis demi Kualitas Terbaik
Meski berjalan dinamis, proyek ini sempat dihadapkan pada tantangan teknis berupa keterbatasan pasokan air di beberapa titik pengerjaan. Namun, hambatan tersebut justru memacu kreativitas tim pelaksana untuk tetap menjaga ritme kerja tanpa menurunkan standar kualitas.
“Memang di beberapa titik lokasi ada kendala ketersediaan air yang cukup terbatas. Namun, hal itu sama sekali tidak menghambat laju pekerjaan kami. Kami tetap berkomitmen tinggi untuk menyelesaikan pembangunan ini dengan kualitas terbaik, sesuai dengan seluruh standar dan ketentuan teknis yang berlaku,” tegas Nahrowi.
Berdasarkan data resmi pada papan informasi proyek, kegiatan dengan Nomor PKS HK0201/Bbws10.8.2/261/P3-TGAI/VI/2026 ini menelan total anggaran sebesar Rp195.000.000,-. Seluruh item pengerjaan ditargetkan tuntas dalam kurun waktu 60 hari kalender, dimulai sejak 22 Juni 2026 dan diproyeksikan rampung sepenuhnya pada 20 Agustus 2026 mendatang.
Pemberdayaan Warga Lewat Sistem Swakelola
Sesuai dengan prinsip dasar program nasional P3-TGAI, seluruh proses pembangunan dikerjakan langsung secara swakelola oleh HIPPA Tani Makmur tanpa melibatkan pihak ketiga atau kontraktor swasta. Pola ini sengaja diterapkan guna menjamin transparansi penggunaan anggaran negara, menjaga mutu fisik bangunan, sekaligus memastikan perputaran ekonomi dari proyek ini mengalir langsung ke kantong masyarakat setempat.
Ke depan, keberhasilan proyek irigasi ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi sektor agraris di Desa Tlogo. Dengan hadirnya infrastruktur irigasi yang lebih kokoh dan teratur, distribusi air ke lahan persawahan dipastikan akan lebih merata dan efisien. Efek dominonya, sistem pengairan yang andal ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas hasil panen sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga petani di wilayah setempat.
(Red/Suwito)
![]()













