SIDOARJO, Eksklusif.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Ruang Paripurna DPRD Sidoarjo, Kamis (30/7/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Abdillah Nasih, serta dihadiri Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., jajaran Forkopimda, para pimpinan dan anggota dewan, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sinergi dan kolaborasi yang solid antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal tata kelola keuangan daerah.
Laporan Banggar yang disajikan merupakan hasil evaluasi komprehensif bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Sidoarjo atas audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap Laporan Keuangan Pemkab Sidoarjo Tahun Anggaran 2025.
Capaian Pendapatan dan Catatan Penyerapan Belanja
Juru bicara Banggar yang juga anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, Afdhal Muhamad Insan, memaparkan rincian performa keuangan daerah. Politisi PKS tersebut mengungkapkan bahwa indikator pengelolaan keuangan Sidoarjo secara administrasi sudah berjalan sesuai aturan.
Berdasarkan laporan BPK, realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 mencatatkan kinerja positif dengan menembus angka Rp5,5 triliun atau 101,3 persen dari target APBD Perubahan 2025.
“Pendapatan daerah berhasil melampaui target yang ditetapkan, yakni surplus penerimaan sebesar Rp73.411.126.700,54. Ini menunjukkan kinerja penerimaan sektor pendapatan kita tetap terjaga dengan sangat baik,” ujar Afdhal.
Di sisi lain, postur belanja daerah terealisasi sebesar Rp5,464 triliun atau mencapai 90 persen dari total alokasi anggaran. Banggar memberikan catatan evaluasi terkait sisa anggaran yang belum terserap sebesar Rp606.791.440.994,95 agar menjadi perbaikan kinerja penyerapan pada tahun anggaran berikutnya.
Proyeksi Defisit Berbalik Jadi Surplus
Salah satu sorotan utama dalam laporan Banggar adalah lompatan signifikan pada kondisi fiskal daerah. APBD TA 2025 yang semula diproyeksikan mengalami defisit sebesar Rp618 miliar, pada akhir tahun anggaran justru berbalik mencatatkan surplus sebesar Rp61,7 miliar.
Target vs Realisasi Keuangan APBD Sidoarjo TA 2025:
--------------------------------------------------------------
• Realisasi Pendapatan : Rp 5,500 Triliun (101,3% / Surplus Rp 73,4 M)
• Realisasi Belanja : Rp 5,464 Triliun (90% / Sisa Rp 606,7 M)
• Posisi Fiskal Akhir : Surplus Rp 61,7 Miliar (Dari Proyeksi Awal Defisit Rp 618 M)
--------------------------------------------------------------
Perubahan signifikan pada postur APBD ini dinilai mencerminkan efisiensi serta penataan manajemen keuangan daerah yang kian sehat, transparan, dan akuntabel.
(Red/Ali)
![]()













