SIDOARJO, Eksklusif.co.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan terus digulirkan melalui aksi nyata di lapangan. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekaligus menyalurkan bantuan alat kesehatan di dua kecamatan berbeda, Sabtu (18/7/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf. Abraham Prihadi, Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Martha Wara Kusuma, perwakilan Baznas Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka setempat. Kegiatan rutin akhir pekan ini juga dirangkaikan dengan pembagian paket sembako bagi warga yang membutuhkan.
Serahkan Alat Bantu Medis untuk Lansia di Tulangan
Titik pertama yang disasar rombongan adalah Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan. Di lokasi ini, Bupati Subandi menyerahkan berbagai alat bantu kesehatan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door).
Bantuan medis tersebut meliputi kaki palsu untuk Chayati (65) yang kaki kanannya harus diamputasi akibat mengidap diabetes, tongkat kaki satu (teken) untuk menunjang mobilitas Darmina (84), serta kursi roda untuk Wadi (75) dan Muslikhah (78) yang keduanya tengah berjuang sembuh dari penyakit stroke.
Bupati Subandi menegaskan bahwa pemenuhan jaminan sosial dan kesehatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah agar kaum lansia serta penyandang disabilitas mendapatkan proteksi pelayanan yang layak.
“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan mampu memotivasi warga. Pemkab Sidoarjo bersama seluruh lintas sektor akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi lansia dan warga kurang mampu,” ujar Subandi.
Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar aktif mengoptimalkan fasilitas kesehatan formal yang ada, termasuk pemanfaatan kepesertaan jaminan BPJS Kesehatan.
“Yang terpenting jaga kesehatan. Jika sudah memiliki kartu BPJS, silakan gunakan haknya untuk berobat dan kontrol rutin ke fasilitas kesehatan terdekat. Pemerintah hadir bukan hanya sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan juga untuk memastikan akses rantai pelayanan kesehatan berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Kucurkan Dana Bedah Rumah untuk Warga Wonoayu
Usai menuntaskan agenda di Tulangan, Bupati Subandi beserta rombongan bergeser ke Desa Semambung, Kecamatan Wonoayu. Agenda di desa ini difokuskan untuk meninjau hunian RTLH milik Abd Majid (65) yang berlokasi di wilayah RT 01 RW 01.
Selama bertahun-tahun, Abd Majid harus rela tinggal bersama anak, menantu, dan tiga orang cucunya di rumah dengan kondisi struktur bangunan yang sangat memprihatinkan. Kerangka atapnya terpantau sudah rapuh dan bocor parah di berbagai sudut, serta permukaan lantainya masih berupa acian semen kasar yang sejajar dengan permukaan tanah sehingga kerap menjadi langganan banjir saat intensitas hujan tinggi.
Merespons kondisi darurat tersebut, Bupati Subandi menginstruksikan agar rumah Abd Majid segera masuk ke dalam daftar prioritas renovasi total melalui program bedah rumah yang didukung penuh anggaran kolaborasi dari Baznas Sidoarjo.
“Hari ini kita melihat langsung potret rumah Pak Majid. Pemkab Sidoarjo dan Baznas hadir memberikan bantuan intervensi bedah rumah. Nilai anggarannya berkisar antara Rp20 juta hingga Rp25 juta, menyesuaikan hasil Rencana Anggaran Biaya (RAB) di lapangan. Yang utama, pengerjaan fisik harus segera dimulai agar keluarga Pak Majid bisa secepatnya tinggal dengan aman dan nyaman,” tegas Subandi.
Bupati menargetkan, pasca-renovasi nanti hunian tersebut berubah status menjadi rumah sehat yang layak. “Struktur lantainya nanti harus ditinggikan dari jalan dan dipasang keramik agar terbebas dari ancaman genangan air banjir lagi. Kehadiran dan eksistensi pemerintah harus benar-benar dirasakan langsung asas manfaatnya oleh masyarakat luas,” pungkasnya.
(Red/Ali)
![]()













