Berita Terkinikepolisian

Warga Sidoarjo Dibekali Pemahaman Potensi Gempa Bumi

×

Warga Sidoarjo Dibekali Pemahaman Potensi Gempa Bumi

Sebarkan artikel ini
Warga Sidoarjo Dibekali Pemahaman Potensi Gempa Bumi

Sidoarjo, eksklusif.co.id l 17-10-2026
Sejumlah warga Sidoarjo mengikuti kegiatan Sekolah Lapang.

Gempa Bumi (SLG) yang digelar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Sabtu, (17/10/2026).

Berbagai materi disampaikan pada SLG yang digelar di pendopo Delta Wibawa itu.

Mulai dari pemahaman potensi gempa bumi sampai kesiapsiagaan dalam menghadapinya.

Peserta SLG 2026 berasal dari berbagai kalangan.

Mulai dari Aparat TNI, Polri, ASN sampai masyarakat umum. Jumlahnya 53 peserta.

Kegiatan SLG sehari penuh itu dibuka Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sidoarjo

Moh. Bahrul Amig. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kepala Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso

Serta Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dan Anggota Komisi V DPR RI Arizal Tom Liwafa yang hadir secara daring.

Mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sidoarjo

Moh. Bahrul Amig menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo

Menyambut baik penyelenggaraan SLG di Kabupaten Sidoarjo.

Menurutnya kegiatan tersebut sangat strategis dalam memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan daerah akan potensi bencana gempa.

Disampaikannya bahwa data serta informasi yang disajikan oleh BMKG bukan sekadar perkiraan atau ramalan semata.

Namun merupakan petunjuk arah yang penting bagi keberlangsungan hidup ekonomi dan keselamatan manusia.

“Keselamatan nyawa warga Sidoarjo dari ancaman bencana tektonik menjadi prioritas utama kami.

Mengingat posisi wilayah kita berada dalam dinamika potensi kebencanaan di Jawa Timur,

Kita tidak boleh bersikap acuh tak acuh,” ungkap Moh. Bahrul Amig.

Dia juga mengatakan kewaspadaan potensi bencana gempa bukannya tanpa alasan.

Peristiwa bencana gempa bumi berkekuatan besar yang melanda berbagai wilayah di Indonesia beberapa waktu lalu

Menjadi pengingat penting akan dampak destruktif bencana tektonik.

Seperti yang terjadi di Nusa Tenggara Timur.

“Kita tidak bisa mencegah gempa bumi terjadi, tetapi kita bisa menekan dampaknya seminimal mungkin.

Kuncinya terletak pada edukasi berkelanjutan dan kesadaran masyarakat agar senantiasa siap

Dan tanggap menghadapi segala kemungkinan,” lanjutnya.

Di katakannya juga bahwa guncangan gempa yang kerap merambat hingga ke pemukiman warga kerap memicu kepanikan massal.

Oleh karenanya pentingnya SLG seperti ini yang dapat mengedukasi masyarakat Sidoarjo agar siap dan tanggap menghadapi potensi bencana.

Untuk itu ia meminta para peserta dapat aktif membagikan ilmu dan keterampilan

Yang didapat dalam SLG kepada keluarga serta lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Mari kita ubah rasa takut dan panik masyarakat menjadi kesiapsiagaan nyata.

Saya berharap para peserta dapat meneruskan materi edukasi ini kepada keluarga mereka,”Jelasnya…..(Ali)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *