Sidoarjo, Eksklusif.co.id – Pembangunan Dipendopo Kurang Berkuwalitas proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menjadi sorotan tajam.
Gedung Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang berlokasi strategis di dalam area Pendopo Kabupaten Sidoarjo
Hal ini mengalami kerusakan parah pada bagian atapnya, Plafon gedung tersebut diketahui jebol
Sehingga menyisakan kerangka baja ringan yang terekspos.
Berdasarkan pantauan di lokasi, material plafon tampak runtuh dan bergelantungan di sepanjang koridor teras gedung.
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika gedung yang dihiasi pilar ukiran-Ukiran sebagai penyangga Plafon khas tersebut,
Kalau didalam penglihatan dari para pejalan kaki namun juga dinilai sangat membahayakan para pegawai maupun tamu yang melintas di area teras.
Kerusakan ini memicu pertanyaan besar mengenai kualitas adanya pembangunan dalam pengerjaan konstruksi.
Pasalnya, apalagi di dalam pembangunan gedung yang plafonya tersebut tergolong bangunan baru.
Berdasarkan keterangan resmi dari pihak Bagian Umum Pemkab Sidoarjo,
Didalam proyek ada pelaksanaan pengerjaan konstruksi gedung ini dilakukan pada tahun 2024 lalu.
Proyek ini berada di bawah naungan Satuan Kerja (Satker) Bagian Umum Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Sidoarjo.
Maka dari itu bahwa pada saat Kepala Bagian Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Dra Dana Riawati, M.Si.
Dari data yang dihimpun, anggaran proyek ini memiliki nilai pagu sebesar Rp 2 miliar.
Proyek tersebut kemudian dimenangkan dan dikerjakan oleh kontraktor PT. Utama Alim Sejahtera dengan harga penawaran terkoreksi sebesar Rp 1,6 miliar.
Pada Jebolnya plafon dalam bangunan yang baru berusia sekitar dua tahun ini memancing kritik dari berbagai pihak.
Kalau mengacu kepada nilai kontrak yang menyentuh angka miliaran rupiah dinilai tidak sebanding dengan realisasi kualitas bangunan di lapangan.
“Bangunan di area ring satu Pemkab Sidoarjo yang lokasinya tepat di samping Pendopo, apalagi hal ini seharusnya bisa menjadi percontohan.
Pembangunan yang baru dua tahun kok sudah jebol seperti ini kelihatanya
Maka hal ini patut dipertanyakan bagaimana perencanaan, pemilihan material,
Sehingga proses pengawasannya saat pengerjaan yang bisa berlangsung untuk bisa diperbaiki kembali
Sehingga berita ini diturunkan, dari pihak dinas terkait maupun kontraktor pelaksana kok masih belum memberikan keterangan lebih lanjut
Kalau mengenai penyebab pasti runtuhnya plafon, apakah karena faktor kebocoran atap (air hujan) atau karena rapuhnya kayu
Kalau melihat bahwa dari struktur pemasangan rangka-rangka aluminium-nya didalam pemasangan plafon.
Dengan demikian bahwa mulai dari Warga dan staf Pemkab Sidoarjo bisa untuk berharap perbaikan plafon segera dilaksanakan
Maka hal ini agar bisa untuk menghindari dan tidak menimbulkan korban jiwa serta mengevaluasi kinerja kontraktor yang bersangkutan.”Jelasnya.
(Ali)
![]()













