Pemerintah

Terisak Haru Terima Kursi Roda dari Bupati Subandi, Sulastri: Saged Damel Mlampah-Mlampah

×

Terisak Haru Terima Kursi Roda dari Bupati Subandi, Sulastri: Saged Damel Mlampah-Mlampah

Sebarkan artikel ini
Foto: Bupati Sidoarjo serahkan bantuan kursi roda ke masyarakat yang membutuhkan

Sidoarjo, Eksklusif.co.id
Empat warga dengan keterbatasan gerak di Kecamatan Sidoarjo

Mendapat harapan untuk dapat kembali beraktivitas di luar rumah. Senin (26/10/2026),

Bupati Sidoarjo Subandi mendatangi rumah mereka untuk menyerahkan bantuan kursi roda.

Keempat warga penerima kursi roda itu adalah Djoko Ispriyanto, warga RT 30/RW 006,

Kelurahan Sidokumpul, serta tiga warga Kelurahan Urangagung.

Yaitu, Ainaani, warga RT 10/RW 004; Santriman, warga RT 10/RW 004; dan Sulastri, warga RT 12/RW 004.

Tidak hanya kursi roda, Bupati Subandi membawa puluhan paket sembako bagi warga kurang mampu di sekitar mereka.

Penyerahan bantuan dilakukan dengan mendatangi rumah penerima satu per satu.

Bupati Subandi melihat langsung kondisi penerima dan berbincang dari dekat.

la menyampaikan doa dan harapan agar kursi roda yang diberikan benar-benar bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

“Mugi-mugi diparingi kursi roda, saget dibuat jalan-jalan,” kata Subandi.

la juga mendoakan kesehatan para penerima. “Mugi-mugi diparingi sehat. Amin.”

Menurut Subandi, kursi roda tersebut tidak hanya membantu mobilitas, tetapi juga membuka kesempatan

Bagi penerima untuk kembali menikmati kebersamaan dengan keluarga di luar rumah.

“Ini bisa buat jalan-jalan dengan keluarga,” ujarnya.

Bagi warga yang geraknya terbatas, kebersamaan sederhana

Seperti berjalan-jalan bersama keluarga sering menjadi hal yang sulit dilakukan.

Kursi roda yang kini mereka terima diharapkan dapat membuka kembali kesempatan itu.

Sekaligus mengurangi ketergantungan pada bantuan orang lain dalam beraktivitas sehari-hari.

Kepada Djoko Ispriyanto, Subandi juga menyinggung rencana pemakaian kaki palsu.

Alat tersebut akan dicoba lebih dulu dan diperiksa kelayakannya sebelum digunakan.

“Nanti dicoba dulu. Kalau semuanya sudah dicek dan bisa digunakan,

Nanti kita ajari penggunaan kaki palsu yang benar, biar nanti Bapak bisa jalan kembali,” tuturnya.

Subandi menegaskan bahwa pendampingan akan diberikan agar penggunaan kaki palsu berjalan dengan benar.

Dengan begitu, harapan agar penerima bisa kembali berialan dapat terwujud secara bertahan Tidak hanya mengandalkan,”Jelasnya…….(Ali)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *