Pemerintah

Pemkab Sidoarjo Fokus Betonisasi dan Penanganan Kerusakan Jalan

×

Pemkab Sidoarjo Fokus Betonisasi dan Penanganan Kerusakan Jalan

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Eksklusif.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memfokuskan penanganan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Selain melakukan perawatan dan betonisasi, kendaraan bertonase berlebih juga menjadi perhatian karena dinilai turut memicu kerusakan jalan.

Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan seluruh anggaran perawatan jalan tahun ini telah berjalan. Selanjutnya, Pemkab Sidoarjo akan fokus pada program betonisasi jalan.

“Kalau progres mengenai jalan hari ini, anggaran kita untuk perawatan jalan semua sudah selesai. Tinggal kita betonisasi,” kata Subandi, Jumat (15/5/2026).

Pemkab Sidoarjo juga berkolaborasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mengoptimalkan pemeliharaan infrastruktur jalan.

“Kemarin ada CSR Rp 600 juta dari Delta Artha. Ini kita gunakan,” tuturnya.

Subandi menambahkan, proyek fisik infrastruktur jalan melalui kolaborasi CSR tersebut rencananya mulai diluncurkan pada akhir Juni 2026. Ia juga ingin proses pengerjaan proyek dilakukan secara terbuka dan memberi kesempatan kepada kontraktor lokal di Sidoarjo.

“Minimal kontraktor ini bisa kerja semua. Yang kedua, sudah tidak ada lagi yang bermain bendera-bendera, pinjam bendera dan apa. Kita datangkan semuanya CV-nya, kita akan melihat. Setelah itu akan kita koreksi CV-CV ini yang kita kasih kerjaan bagus atau tidak,” ujar Subandi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Makhmud menjelaskan bahwa kerusakan jalan tidak hanya dipicu faktor cuaca, tetapi juga kendaraan yang melintas melebihi kapasitas jalan.

“Memang tonase yang lewat di Sidoarjo juga sudah melebihi semua,” kata Makhmud.

Karena itu, Pemkab Sidoarjo juga mengajukan perubahan kelas jalan ke pemerintah provinsi dan pusat, termasuk untuk ruas Lingkar Timur hingga Sukodono-Gedangan.

“Kelas jalan ini sudah kita ajukan saat ini di Gubernur. Baru nanti penertibannya bagaimana nanti, setelah SK turun,” ungkapnya.

Selain faktor tonase kendaraan, usia aspal juga mempengaruhi kondisi jalan di Sidoarjo. Pemkab berharap overlay jalan dapat dilakukan secara bertahap mulai tahun 2027 mendatang.

Saat ini, perbaikan jalan dilakukan setiap hari melalui lima satuan tugas (satgas). Total terdapat 92 ruas jalan yang sedang ditangani.

“Kalau yang kontraktual itu sudah 42. Yang satgas itu kurang lebih 50 ruas. Total 92 ruas yang kita kerjakan. Ruas kita totalnya banyak ya. Itu belum kecamatan yang ada PIWK,” pungkas Makhmud.

(Red/Ali)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *