Kriminal

Resahkan Warga di 6 Lokasi, Dua Spesialis Curanmor Antar-Kecamatan Diringkus Polsek Rungkut

×

Resahkan Warga di 6 Lokasi, Dua Spesialis Curanmor Antar-Kecamatan Diringkus Polsek Rungkut

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Salah satu seorang tersangka spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah saat diamankan di Mapolsek Rungkut, Surabaya, Jumat (17/7/2026). Komplotan ini terbukti telah beraksi di enam lokasi berbeda di kawasan Rungkut dan sekitarnya.

SURABAYA, Eksklusif.co.id – Unit Reskrim Polsek Rungkut berhasil meringkus dua pria yang merupakan komplotan spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) yang kerap beraksi di wilayah hukum Rungkut, Surabaya. Aksi nekat kedua pelaku terhenti setelah sepak terjang mereka merusak gembok pagar dan kunci setang kendaraan warga berhasil diendus oleh pihak kepolisian.

Penangkapan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kota Pahlawan, khususnya yang bermukim di kawasan Rungkut. Kapolsek Rungkut, Kompol Agus Santoso, membenarkan keberhasilan pengungkapan kasus menonjol yang melibatkan dua tersangka berinisial K.S. (50) dan J.S. (26) tersebut.

Diketahui, kedua tersangka memiliki latar belakang domisili yang berbeda. Tersangka K.S. merupakan warga Kedungasem, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Sementara rekannya, J.S., diketahui berdomisili di Ambengan Batu, Kecamatan Tambaksari, Surabaya.

Meskipun berasal dari wilayah yang berbeda, keduanya kompak membentuk sindikat kejahatan yang terencana dan terstruktur rapi. Kompol Agus menjelaskan bahwa modus operandi yang digunakan para pelaku tergolong sangat cepat.

“Dalam aksinya, para pelaku terlebih dahulu merusak gembok pagar rumah korban. Setelah berhasil merangsek masuk ke pekarangan, mereka kemudian merusak kunci setang sepeda motor dengan menggunakan alat khusus sebelum dengan sigap membawa kabur kendaraan tersebut,” ujar Kompol Agus, Jumat (17/7/2026).

Sasar Motor Milik ASN di Kalirungkut

Korban yang menjadi sasaran empuk kejahatan komplotan ini adalah N.L. (46), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tinggal di kawasan Bakung I, Kelurahan Kalirungkut. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Kamis, 28 Mei 2026, dini hari. Saat terbangun, korban mendapati sepeda motor Honda Vario 125 miliknya telah raib dari area parkiran depan rumah.

Pengungkapan kasus ini menjadi bukti kuat bahwa kedua tersangka bukanlah pemain baru dalam ekosistem kejahatan curanmor di Surabaya. Dari hasil pemeriksaan intensif oleh tim penyidik, terkuak fakta bahwa duet tersangka ini telah melancarkan aksinya di sejumlah titik strategis lainnya.

“Berdasarkan pengakuan tersangka dan petunjuk di lapangan, mereka terbukti terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor di kawasan Tenggilis Kauman, Perumahan Rungkut Mejoyo Utara, Kedungbaruk, Rungkut Lor, hingga kawasan Bakung, Kalirungkut. Total ada enam unit kendaraan yang telah menjadi target operasi mereka,” tambah Kompol Agus.

Berdasarkan data kepolisian, sasaran mayoritas dari para tersangka adalah motor matik tipe populer seperti Honda Vario 125, Beat, dan Beat Street. Pilihan ini menunjukkan bahwa para pelaku tidak bergerak secara acak, melainkan mengincar motor dengan perputaran pasar yang tinggi dan mudah dijual kembali di pasar gelap.

Sita Kunci T dan Terancam Hukuman Berat

Dalam operasi penangkapan yang digelar di wilayah Rungkut, petugas Unit Reskrim berhasil mengamankan sejumlah barang bukti krusial. Di antaranya adalah satu unit sepeda motor Honda Vario 125 yang diduga kuat merupakan hasil kejahatan, pakaian yang dikenakan pelaku saat beraksi, serta dokumen kendaraan berupa BPKB dan STNK.

Selain itu, polisi juga menyita satu buah kunci T. Alat pemukul besi ini menjadi temuan vital karena merupakan instrumen utama yang digunakan pelaku untuk menjebol gembok pagar serta kunci setang korban dalam hitungan menit.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka kini resmi ditahan dan dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman yang mengintai mereka dipastikan tidak main-main.

“Kami masih terus mendalami peran masing-masing tersangka dan mendeteksi kemungkinan adanya lokasi lain yang menjadi sasaran mereka. Kami juga mengimbau kepada masyarakat luas agar segera melapor ke Mapolsek jika merasa menjadi korban atau kehilangan kendaraan dengan ciri-ciri yang serupa,” tegas Kompol Agus.

(Red/Muis)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *